T.E.L.A.H. D.E.K.A.T. T.E.R.B.I.T.N.Y.A. M.A.T.A.H.A.R.I. D.A.R.I. B.A.R.A.T.

www.akhirzaman.mobie.inakhirzaman
WAPSITE KAJIAN AKHIR ZAMAN



ARTIKEL INI SUDAH DI PINDAHKAN PADA BLOG BARU SAYA.

ALAMAT BLOG WWW.AKH-HIR.BLOGSPOT.COM

catatan kaki

*Ke 2. Shahih Muslim di kutip dari buku yaumul qiyamah hal 205 karya yusuf wabil

*Ke 3. HR. Abdurrazaq di kutip dari buku kisah dajal hal 118.

*Ke 4. HR. Imam Ahmad di kutip dari buku kisah dajjal hal 123. Mengenai hadis ini telah saya jelaskan pada kajian sebelumnya. Mengenai konteks kalimat ini, ini memiliki mata rantai dengan hadis hadis yang saya rangkumkan. Wallahu a`lam

*Ke 5. HR. Imam Ahmad di kutip dari buku yaumul qiyamah hal 320. Mengenai hadis ini syaikh al-Albani mengatakan: isnad para perawinya termasuk perawi perawi shahih, hanya saja abu az zubair mudallis dan telah meriwayatkan hadis dengan an'anah. meski demikian imam al hakim menilai hadis tersebut isnadnya shahih dan itu di setujui pula oleh imam adz dzahabi.

itulah yang dikatakanya, tetapi perkataan beliau terhenti hanya sampai disitu, dan hal ini bisa menimbulkan interprestasi yang berbeda dari para pembacanya. bagi saya pendapat kedua imam tersebut tidak akan saya ikuti dan lebih memilih penilaian syaikh al albani. walaupun demikian saya tetap menukilkan kalimat ini dalam hadis tersebut, karena saya melihat konteks kalimat tersebut memiliki mata rantai dengan hadis hadis yang saya rangkumkan disini. sedangkan kalimat yang lainya dalam hadis tersebut, tentu harus di kaji lagi dan sebenarnya saya sudah menjelaskanya andai kalian memahaminya.


Share
Share on Twitter

SM_SMSMSM

STATISTICS PEMBACA
1 hari ini
1 minggu ini
12 bulan ini
9245 total

DAFTAR KAJIAN

beranda